Langkah ke 8 Sapto Satrio Mulyo Teras Cibungbulang

Bersatu Membangun Kabupaten Bogor

DPRD Kab. Dapil 4

DPRD Kab. Dapil 4

4 Tips Sehat

6 Tips Sehat

9 Tips Sehat


SAPTO SATRIO MULYO - 8 - MAKNA BUDI PEKERTI

  1. Budi Pekerti adalah sebuah sistem didalam pikiran orang waras, yang dapat memberikan keseimbangan, dan keharmonisan dalam hidup bermasyarakat, karena budi pekerti berperan sebagai identitas dan budaya bangsa.
  2. Budi pekerti adalah tingkah laku, perangai, akhlak, dan watak. 
  3. Budi pekerti secara epistimologi, Budi berarti kesadaran, pengertian, pikiran, dan kecerdasan, sementara Pekerti bermakna penampilan, perilaku, yang dapat diartikan sebagai sebuah kesadaran seseorang dalam bertindak dan berperilaku.
  4. Budi pekerti merupakan sebuah sikap positif, juga didalamnya termasuk tindakan sopan santun, yang yang diperoleh dari kebiasaaan yang dilakukan sejak kecil.
  5. Budi pekerti adalah sebuah sikap yang akan terbentuk dalam benak setiap orang waras dengan sendirinya, melalui empatinya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat diartikan sebagai moral, etika, akhlak mulia, tata krama, dan sopan santun.
  6. Budi Pekerti merupakan ukuran moral yang baik atau buruk, hal ini tergantung pada nurani yang dimiliki oleh seseorang. Apakah dia waras atau tidak,,, 
  7. Budi Pekerti sepertinya sangat mirip dengan moral, tetapi berbeda dengan etika, karena pengertian etika adalah sebuah kebiasaan yang diterima oleh kelompok, organisasi, atau masyarakat tertentu. 
  8. Budi pekerti adalah sebuah nilai luhur yang diturunkan secara turun temurun, dari Leluhur Nenek Moyang Bangsa Indonesia.


Seseorang yang memiliki budi pekerti, akan memiliki moral yang baik, dan akan membentuk etika orang tersebut menjadi baik. Foto - Istimewa

Wisata ke Curug Lembah Pelangi di Kecamatan Cibungbulang


Mengapa disebut Curug Lembah Pelangi, karena curug ini terletak di wilayah dataran rendah, karenanya udaranya cukup panas dan lembab, sehingga hal ini menyebabkan adanya bias cahaya matahari yang jatuh membentuk pelangi yang nampak sangat indah dan eksotis.

Dengan ketinggian lebih kurang 60 meter, jika dilihat dari atas, maka akan tampak seperti lembah sempit atau jurang.

Banyak sekali spot yang cantik yang dapat Anda jadikan untuk tempat hunting foto. Apalagi bagi Anda yang ingin mengeksplor peristiwa alam.

 Foto - Istimewa

Hasil Survey Pasangan RINDU unggul, ini kata Ridwan Kamil : "jangan lengah di hari H"

Ridwan Kamil saat ditemui di sela sela acara halal bihalal di kediaman Oesman Sapta, pada sabtu (16/6/2018)
Cibungbulang, (TerasCibungbulang) - Menurut beberapa lembaga survei menyatakan, elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berada di urutan atas jelang Pilkada Jawa Barat 2018.

Di dalam Pilkada Jabar, pasangan nomor urur 1 tersebut melawan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, Hasanuddin-Anton Charliyan dan pasangan Sudrajat-Ahmat Syaikhu.

Meski elektabilitasnya berada di urutan atas, namun calon gubernur Jabar Ridwan Kamil menilai, potensi kemenangannya masih sangat tipis.

Walikota Bandung yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, keberadaan saksi di tiap tempat pemungutan suara (TPS) menjadi salah satu faktor penting dalam memenangkan pilkada.

"Posisi survei sih posisinya menang, walaupun tipis. Sehingga kuncinya adalah amankan saksi jangan sampai posisi baik ini nanti tergerus karena kita kurang pengamanan di hari H (pemungutan dan penghitungan suara)," ujar kang Emil saat ditemui di sela-sela acara halalbihalal Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2018).

Kang Emil mengungkapkan, timnya telah menyiapkan dan melatih saksi-saksi yang akan bertugas di tiap TPS.

Ia berharap, upaya yang dilakukan saat ini akan memberikan hasil yang maksimal saat Pilkada.

Pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2018 akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Sedangkan rekapitulasi akan dilaksanakan pada 28 Juni 2018.

"Tinggal berdoa saja, sebagai manusia beragama kita berdoa saja agar ikhtiar ini membuahkan hasil. Tapi apapun hasilnya kita sangat iklas karena namanya takdir sudah ada yang mengatur,"  kata Cagub Jabar ini.

Sebelumnya, Hasil survei Litbang Kompas Mei 2018 menunjukkan elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul mencapai 40,4 persen.

Sedangkan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 39,1 persen responden pemilih.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei Charta Politika Juni 2018, elektabilitas Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyani berada di urutan pertama dan kedua, menjelang Pilkada Jawa Barat 2018.

Elektabilitas Ridwan-UU sebesar 37,3 persen. Sementara pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi sebesar 34,5 persen. Sementara dua pasang lainnya berada di posisi ketiga dan keempat, menurut hasil survey. 
(Gatot DP) - depoKini.web.id

Lomba Foto & Karikatur Jurnalistik Pilkada Damai

Cibungbulang, (TerasCibungbulang) - Demi mengawal Pilkada yang Damai, pihak Polri melakukan pendekatan dari segala arah. Salah satunya dengan mengadakan Lomba Foto dan Karikatur bagi para Jurnalis, dari segala macam media.

Ini merupakan langkah kreatif yang dilakukan dalam pendekatan terwujudnya Pilkada Damai 2018, yang akan diadakan secara serentak.

Semoga, kreasi ini diikuti pula oleh lembaga terkait, sehingga kita benar-benar akan merasakan jalannya Pesta Demokrasi yang Sehat. (DE)

Daftar Desa dan Kelurahan di Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor


  1. 16630 Cemplang Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  2. 16630 Ciaruteun Ilir Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  3. 16630 Ciaruteun Udik Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  4. 16630 Cibatok 1 Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  5. 16630 Cibatok 2 Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  6. 16630 Cijujung Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  7. 16630 Cimanggu 1 Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  8. 16630 Cimanggu 2 Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  9. 16630 Dukuh Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  10. 16630 Galuga Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  11. 16630 Girimulya Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  12. 16630 Leuweung Kolot Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  13. 16630 Situ Ilir Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  14. 16630 Situ Udik Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
  15. 16630 Sukamaju Cibungbulang Kabupaten Bogor Jawa Barat
Foto : Istimewa

Jadilah Politisi Negarawan, dan jangan jadikan dirimu sebagai Politisi Politikus


Gunung Putri, (WartaGunungCibungbulang- Mungkin Sobat akan bertanya? Apakah ada perbedaan, antara Politisi Politikus dengan Politisi Negarawan? Keduanya khan sama-sama Politisi.

Sepintas memang tidak ada bedanya, sama-sama ingin merebut kekuasaan...

Berjuang membangun Bangsa Indonesia, tidak harus melalui karir menjadi “Politisi Politikus”, yang jalannya, hanya melalui lembaga-lembaga politik yang sudah dikuasi oleh politisi-politisi yang mapan dan tetap berjuang demi kekuasaannya semata.

Seorang pencari kekuasaan (Politisi), seyogyanya mempunyai cita-cita, bahwa kekuasaan yang dicapainya kelak, menjadi alat untuk membangun Bangsa-nya sendiri, bukan bangsanya orang lain – seperti sekarang ini – Freeport contohnya.

Sementara Politisi Politikus yang ada saat ini, mereka hanya ingin mempertahankan eksistensinya dalam kelihaiannya mamanajemeni kondisi yang chaos. Ibarat orang sedang bermain selancar, jika gagal sampai di tepi, ia pun kembali terombang-ambing dalam kekacauan itu sendiri.

Kita tahu sekarang ini, Politisi Politikus hanya untuk gaya-gayaan, tidak mengena pada eksistensi peran yang seyogyanya diterapkan untuk Bangsa ini.

Oleh karenanya saya membedakan secara dikotomi, antara “Politisi Politikus” (Kucing yang jadi Politisi) dengan “Politisi Negarawan” (Anjing yang jadi Politisi)

Kondisi sekarang ini memang ibarat tembok besar yang ada didepan kita, hal ini mengingat Negara-negara Barat dan Negara-negara Timur Tengah yang sudah lebih solid, bekerja sama dengan penghianat-penghianat Bangsa ini, untuk mengombang-ambingkan ombak yang sedang dipakai selancar oleh Politisi Politikus WNI itu sendiri.

Politisi Politikus yang bermain selancar pun, dengan serta merta riang gembira, ketika jatuh dari “papan selancar-nya”, karena mereka tahu bahwa yang membuat ombak tersebut adalah teman-temannya sendiri. Begitulah seorang Politisi Politikus melihat dua kekuatan tersebut di atas, sebagai kawan.

Mengapa sebagai kawan, karena seorang penghianat melihat bangsanya sendiri adalah musuh utamanya.

Kiranya sudah cukup diskripsi tentang Politisi Politikus tersebut. Sekarang apa konkritnya???

Tembok besar tidak dapat dilawan dengan kekuatan senjata jadul. Kini saatnya kita menggunakan kekuatan akar rumput. Kita punya budaya “Kearifan Lokal”, semua nilai-nilai lokal, tidak terlepas dari pola hidup, pola makan dan makanan yang dimakan, hingga hiburan yang akan kita nikmati.

Kekayaan kita yang berupa fisik, sudah lama dirampok. Sementara, kekayaan kita yang berupa non-fisik, seperti kebudayaan, sudah lama pula dilunturkan oleh kedua kekuatan tersebut di atas.

Jadilah Politisi Negarawan, berjuang tidak harus dari partai, atau jalur politik lainnya. Berikan pembelajaran bagi sekeliling kita, bahwa kita harus mempertahankan segala kekayaan Bangsa ini.

Bagaimana caranya?

Kita bisa belajar sendiri mengenai "Kearifan Lokal" Bangsa kita, bukan nilai-nilai Barat atau Timur Tengah yang dibungkus, seolah-seolah menjadi kebiasaan kita di masa sekarang ini.

Sapto Satrio Mulyo | Foto : Istimewa | Sumber : d' Monitor

Camat Cibungbulang diminta Mundur

Cibungbulan, (WartaCibungbulan) - Puluhan warga Cibungbulang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Cibatok Satu (Geram) menggeruduk kantor camat Cibungbulang untuk kedua kalinya. Masyarakat menuntut, agar camat Cibungbulang mundur dari jabatannya, karena diangap tidak bisa menyelesaikan permasalahan sengketa lahan kantor Desa Cibatok 1 (13/01).

Aksi yang diwarnai dengan sedikit kericuhan tersebut, berawal saat sejumlah pendemo akan membakar ban bekas di depan kantor Camat. Puluhan anggota kepolisian yang tergabung di zona empat dengan sigap berhasil meredam aksi tersebut.

Aksi demo Geram, kemudian dilanjutkan di depan rumah kepala Desa yang dijadikan kantor Desa, tetapi lagi-lagi, dengan kesigapan para anggota polisi dapat kembali berhasil membubarkan aksi mereka.

Farid sebagai koordinator lapangan menyampaikan, bahwa aksi dilakukan karena warga kesal dengan kinerja camat yang dinilai tidak mampu menyelesaikan permasalah sengketa lahan kantor Desa Cibatok satu. Dimana  seharusnya Camat bertanggungjawab, karena tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut, dan pihaknya menginginkan lahan desa yang luasnya kurang lebih 1000 persegi, dapat digunakan bagi pelayanan masyrakat.

Menanggapi hal ini, Camat Cibungbulang Iwan Setiawan menyampaikan, bahwa selama ini, pihaknya tidak diam, permaslahan sengketa lahan kantor Desa Cibatok 1, pihak ahli waris dan kepala desa sudah pernah dipanggil dan dilakukan mediasi, sementara pihak kecamatan terus melakukan mediasi ditingkat Kabupaten, sambil terus mengumpulkan data kronologis tanah tersebut. (RA) | Ilustrasi Demo : Istimewa
Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal

Sebuah pola kehidupan peninggalan Leluhur kita yang banyak dilupakan. Sejatinya, Kearifan Lokal tidak bertolak belakang dengan Modernisasi, tetapi justru sebagai rel atau pijakan kemana arah Bangsa ini akan berlabuh dengan Sehat

Cibungbulang yang ber-Kearifan Lokal, pasti lebih maju, Sejahtera Aman Tentram

Bogor Sehat (Sejahtera, Aman dan Tentram)

Artikel Baru

Artikel Lama